Toyota Luncurkan Avanza-Transmover Sebagai Taksi MPV



Kembalikebluebird. Jakarta. PT Toyta Astra Motor tak habis akal untuk menyiasati perkembangan industri otomotif Tanah Air. Setelah menghadirkan Low Cost Green Car (LCGC) berformat Multi Purpose Vehicle (MPV), hari ini (30/11) mereka merilis mobil khusus untuk segmen taksi MPV dengan nama Transmover.

Mobil yang berbasis Avanza, yakni Low MPV berpenggerak roda belakang dengan mesin 1,3 liter ini disajikan dengan peranti yang sangat ekonomis. Tanpa menggunakan gril chrome, foglamp, velg kaleng 16 inci tanpa dop, pengaturan spion manual, doortrim plastik, dan penanggalan headunit. Nama Avanza pun dicopot dari bagasi, sehingga meninggalkan hanya aksara Transmover.
Strategi ini sebenarnya sudah pernah dan masih digunakan Toyota untuk meniagakan Limo. Mobil sedan berbasis Vios yang dijual untuk usaha taksi.
Dalam presentasi di Jakarta disebutkan, Toyota sengaja menghadirkan model ini untuk menjawab trend pertumbuhan taksi yang menggunakan mobil jenis MPV. Apalagi didorong oleh melejitnya teknologi berbasis aplikasi yang menjamur belakangan ini.
Bahkan pada portofolio Avanza, trim E yakni trim paling bawah mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun. Hal ini mengindikasikan adanya permintaan terus menerus akan model termurah dari Low MPV-nya.
Hal ini yang mendasari PT Toyota Astra Motor untuk memperluas portfolio produknya dengan membuat komposisi Transmover yang berbeda dari Avanza.
TAM menyebutkan Transmover berbasis Avanza ini menggunakan mesin 1.3 liter, yang memang sesuai dengan regulasi pemerintah. Dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. 32 tahun 2016 tentang Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek, pasal 18 ayat (2), diatur pelayanan angkutan sewa wajib menggunakan kendaraan penumpang umum minimal 1.300 centimeter cubic (cc).
Artinya, mobil pribadi yang dapat dimanfaatkan sebagai taksi berbasis aplikasi harus memiliki kapasitas mesin di atas 1.300 cc. Dalam hal ini, Transmover pun legal untuk dimanfaatkan sebagai taksi.