WOW LUAR BIASA APRESEASI Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia


Kembalikebluebird.blogspot.com, JAKARTA - 'Baru kali ini saya diantar oleh seorang pengemudi wanita. Ibu Lilly namanya. Dia adalah pengemudi taksi yang mengantarkan saya dan Pak Menhub menuju kantor siang tadi. Meskipun perempuan, teknik mengemudinya tidak kalah dengan laki-laki.
Sepanjang perjalanan kami ngobrol tentang kehidupannya. Dari situ saya mengetahui bahwa wanita keturunan NTT ini memiliki 3 anak dan suaminya bekerja di bengkel. Dia sendiri sudah 4 tahun bekerja sebagai pengemudi taksi Blue Bird.
Ketika saya tanya kenapa mau bekerja seperti ini, ibu itu menjawab karena bisa mendapat uang tambahan yang lumayan. Take home pay sehari bisa sebesar Rp 250.000 dan gaji per bulan Rp 1,5 juta. Di luar itu, masih dapat uang berobat. Dia juga bisa ambil libur 1 hari setelah bekerja 3 hari, sehingga masih ada waktu untuk anak-anaknya.
Ibu Lilly adalah contoh perempuan yang tidak mau menyerah terhadap kerasnya kehidupan ibu kota. Dia berjuang demi kebahagian keluarganya. Orang-orang seperti inilah yang harus dilindungi. Jangan sampai karena ada pihak yang mau menang-menangan dalam permasalahan taksi online vs konvensional, orang seperti Ibu Lilly yang menjadi korban.
Oleh karena itu saya senang dengan adanya kerja sama antara GO-JEK dengan Blue Bird. Hasil kolaborasi mereka berupa layanan GO-BLUEBIRD telah diluncurkan pagi tadi.
Saya sendiri sudah mencoba dan merasakan betapa efektif dan efisiennya aplikasi ini. Setelah saya pencet, langsung terlihat mana taksi yang paling dekat, kemudian langsung datanglah Ibu Lilly menjemput saya.
Terimakasih kepada kedua perusahaan tersebut yang mau saling berkolaborasi. Saya pikir ini adalah solusi terbaik dan semoga bisa menjadi embrio untuk terjalinnya kerja sama antara transportasi online dengan konvensional lainnya.
Kita harus sadar bahwa Indonesia begitu besar, penduduk dan pulau-pulaunya begitu banyak, dengan begitu kayanya akan keanekaragaman. Jika ada permasalahan, marilah kita selesaikan dengan kearifan tanpa mengedepankan ego.'